SMS Merah lagi…..
Entah karena makin berkembangnya teknologi informasi atau apa sehingga lelucon semacam ini beredar sangat cepat dan luas. Banyak orang menyatakan bahwa “SMS Merah” itu tidak ada atau tidak mungkin ada, bahkan pakar telematika terkemuka republik ini juga berkomentar soal hal ini. Benarkah SMS Merah berbahaya?
Di sini, saya tidak hendak menjawab pertanyaan di atas, namun perlukah SMS Merah dikomentari?
Untuk mejawabnya, perlu jawaban lain:
- Adakah masyarakat yg benar-2 khawatir soal ini? Atau ini hanya kerjaan media saja yg mem-blow-up soal ini?
- Apakah sudah sangat bodoh masyarakat kita untuk mempercayai soal ini?
Saya koq melihat ini hal ini sengaja dibuat demikian seakan-2 ada kekhawatiran di masyarakat. Jadi, para pakar tak usahlah berkomentar. Cukup blogger-2 yg kurang kerjaan saja yg berkomentar!